12 Pakan Ayam Alternatif Protein Tinggi

Ketika bahan pokok penyusun pakan ayan mulai tinggi, maka secara tidak langsung maka pakan pabrikan yang di produksi akan mengalami kenaikan. Oleh karena itu penting untuk tahu pakan ayam alternatif protein tinggi yang kehadirannya setidaknya mampu mengganti sementara atau beberapa waktu bahkan mengganti full diternak tertentu. Dan bisa juga menjadi pakan tambahan bagi ternak untuk memacu pertumbuhan serta mengurangi kubutuhan akan pakan pabrikan.

Sebagian dari kita tentu tahu pakan untuk memnuhi kebtuhan berkembang dan hidup makhluk hidup mencapai 70% dari total biaya yang dikeluarkan semuanya di samping biaya bibit, dan obat-obatan serta vitamin tambahan. Aktualnya, banyak sekali pakan alternatif yang bisa kita manfaatkan di sekitar kita yang memiliki kandungan protein tinggi yang baik untuk ternak kita. Selain pakan ayam pedaging terbaik dari pabrikan, kesemua bahan itu bisa kita budidayakan diperkarangan rumah atau dijual dengan harga yang lebih murah dari harga pakan.

Pakan Ayam Alternatif

Azolla

Pakan Ayam Alternatif

Tidak banyak yang mengetahui bahwa tanaman ini yang biasanya tumbuh di kolam-kolam peternak ikan yang berwana hijau dan bergerombol serta mengambang diatas air ini ternyata tinggi protein. Azolla kini bibitnya banyak dijual online dan di toko, cara pembudidayaannya pun cukup mudah. Bisa dengan menggunakan kolam ukuran 2×3 atau 3×4 meter sesuai kebutuhan yang dibutuhkan untuk ternak. Sebelumnya di kolam di tabur dahulu pupuk kandang guna untuk mempercepat dan memberikan nutrisi pada tanaman azola nantinya.

Di dalam keterangan beberapa peternak, jika kita menabur sebanyak 1 kilogram pada kolam dalam waktu kurang lebih 7 hari akan menjadi 3 kilo gram. Apabila ingin mengambilnya, cukup sisakan sebagian untuk perkembangbiakan azola berikutnya. Untuk kandungan nutrisi tanaman azola memiliki kandnunga sebagai berikut:

Nama KandunganTotal Kandungan
Protein24-30%
Lemak2-7%
Serat Kasar13-19%
Gula terlarut3,50%

*Diambil dari beberapa penelitian tentang analisis kimianya.

Dari bebarapa kandungan diatas tentu yang paling tinggi terlihat dari kandungan proteinnya yang mencapai 24-30%. Yang dimana protein pada pakan ayam pabrikan juga berkisar di angka 21-23% untuk masa starter. Tetapi memang untuk mengolah azola di butuhkan banyak sekali azola basah yang kemudian nantinya akan di keringkan menjadi tepung dan diberikan ke ternak. Untuk populasi besar sekitar ribuan ekor kita membutuhkan puluhan meter kolam dan tenaga juga waktu yang tidak sedikit.

Ulat Sagu

Ulat Sagu - Pakan Ayam Alternatif

Hewan ini banyak sekali kita jumpai di tanaman sagu atau pohon kelapa sawit yang sudah membusuk, sebelum menjadi dewasa biasanya ulat akan berkumpul di batangnya terlebih dahulu. Untuk mendapatkannya kita harus membuka dan memotong batang yang telah busuknya. Meskipun tabu di Indonesia bagian barat tetapi di Timur ulat sagu sudab menjadi makanan yang sering di konsumsi manusia.

Untuk kandungan protein Kasarnya cukup tinggi yaitu rata-rata mencapai 32,54%, lebih tinggi dibandingkan dengan azola. Meski begitu yang namanya pakan alternatif pada ternak sebenarnya dan sebaiknya keberadaannya tidak yang di konsumsi manusia. Karena akan ada yang namanya persaingan dan harganya akan menjadi mahal. Tetapi melihat di bagian barat Indonesia belum di manfaatkan tidak ada salahnya untuk menggunakan ini sebagai pakan alternatif ternak.

Jagung

jagung giling pakan ayam

Potensi jagung sekarang memiliki harga yang lebih tinggi di pasaran yaitu untuk bulan November 2020 ini dikisaran Rp 4.100-4.200/kgnya dianggap untuk pakan alternatif ayam masih tinggi. Jagung sendiri juga merupakan penyusun dari pakan pabrikan yang dimana jika jagung naik maka harga pakan juga akan ikut naik. Meskipun begitu kandungan jagung dalam negeri masih lebih baik dibanding dengan jagung import luar negeri.

Berikut kandunga yang terdapat pada jagung giling

Nama KandunganTotal Kandungan
Pati70-80%
Protein8-8.5%
Serat Kasar11-11,5%
Gula0,3-0,8%

Sumber: litbang.pertanian.go.id

Hal ini juga tentunya pada bagian setiap jagung memiliki kandungan yang berbeda, seperti pada Endospermae, Lembaga dan kulit arinya, Protein terbesarnya terdapat di lembaganya, yaitu bagian kecil di dalam biji jagung yang berkisar 18,2%.

Bungkil Kacang

bungkil kacang

Yang tidak kalah banyak digunakan lainnya adalah bungkil kacang baik kedelai ataupun kacang tanah, dimana tidak hanya dipakai untuk pakan ayam alternatif yang tinggi protein tetapi juga untuk pakan ternak hewan ruminansia, seperti kambing, domba bahkan sapi. Bungkil kacang termasuk limbah pertanian yang bisa dimanfaatkan karena tidak bisa diolah dan dimanfaatkan untuk pakan manusia.

Nama KandunganTotal Kandungan
Protein Kasar34,96%
Lemak32,02%
Kalsium0,52%
Fosfor0,33%

*Marlina dan Askar (2004)

Maggot BSF

maggot bsf pakan ternak ayam alternatif

Penemuan yang terbaru dan banyak dibudidayakan dan di kembangbiakkan adalah maggot bsf, yaitu sebuah larva dari lalat yang belum mengalami metamorfosis sempurna. Ada banyak cara yang bisa kita dapatkan untuk mengundang lalat BSF untuk bertelur di media yang telah kita buat. Tentu lalat magot bsf berbeda dengan magot lalat pada umumnya, karena jenis lalat ini tidak menempel dan menghinggap sembarangan seperti lalat kebanyakan.

Jadi untuk kualitas dari magotnya sendiri aman untuk di konsumsi oleh ternak kita dan tidak menyebabkan efek samping. Cara pengaplikasian atau pemberiannya bisa dengan memberikan langsung hidup-hidup larvanya kepada ayam atau dengan mengolahnya menjadi tepung.

Berikut adalah tabel kandungan dari magot bsf.

Nama KandunganTotal Kandungan
Protein41-42%
Ekstrak Eter31-35%
Kalsium4-5%
Fosfor0,6-0,63%

Untuk sementara ini dari beberapa pakan ayam alternatif yang telah di jelaskan di atas, magot bsf memiliki kandungan protein yang paling tinggi. Tentunya ini sangat baik untuk di kembangkan dan diproduksi dan memacu pertumbuhan dari ternak kita.

Dedak Padi dan Bekatul

Meski beberapa orang mengangap kedua bahan ini sama, tetapi nyatanya ini berbeda. Yang pertama secara yang mudah di pahami adalah dedak padi adalah hasil dari membersihkan yang pertama, lalu penyosohan kedua didapatlah bekatul. Harga bekatul di pasaran saat ini berkisar di Rp. 3.000-4.000/kg nya. Tentunya di setiap daerah mengalami perbedaan, bergantung dari stok dan permintaan pasar.

Berikut perbedaan kandungan dari dedak padi dan bekatul

Nutrien/ BahanDedak PadiBekatul
Protein Kasar8.5%12.0%
Serat Kasar17.0%5.2%
Lemak4.2%10.7%
Abu12.6%7.7%

*Hari Hartadi, et al, 1980.

Terlihat untuk protein kasar ternyata bekatul memiliki kandungan yang lebih tinggi, dengan kadar lemak yang disusul kemudian.

Pakan Ayam Alternatif Lainnya

Ada banyak lagi alternatif pakan lain yang bisa di konsumsi oleh ternak ayam kita. Tetapi karena kandungannya proteinnya tidak sebesar bahan pangan di atas atau harga yang relatif mahal maka kami akan list dibawah. Berikut bahan pakan alternatif lainnya:

  1. Ubi
  2. Sorgum
  3. Tepung Tulang
  4. Tepung Ikan
  5. Roti Bekas

Beberapa dari bahan di atas, tidak bisa diberikan 100% kepada ternak ayam. Karena ada beberapa zat anti nutrisi yang dapat menyebkan ayam keracunan dan mati. Serta kandungan lainnya yang di butuhkan oleh tubuh ternak seperti karbohidrat, mineral tidak bisa tercukupi hanya dengan satu macam bahan pangan saja.

Pakan Alternatif Ayam Kampung

Karena ayam kampung tergolong ternak yang tahan dengan cuaca ekstrim dan memiliki antibodi yang kuat. Beberapa bahan pakan yang telah di jelaskan di atas tadi yang cocok untuk pakan alternatif ayam kampung adalah seperti Ubi yang telah di potong-potong, bungkil, jagung, ulat sagu, magot bsf. Meskipun jika kita memberikan protein yang berlebih pada ayam kampung ini akan sia-sia karena kebutuhannya berbeda dan tidak seperti ayam potong juga akan terbuang melalui kotoran serta membuat kerja ginjal pada ayam lebih ekstra.

Karena pembudidayaan ayam kampung tergolong membutuhkan waktu lama, ubi adalah makanan alternatif yang paling baik untuk ayam kampung, dari segi kemudahan dalam mendapatkannya dan kuantitas yang di dapatkan dari ubi juga cukup banyak. Namun begitu campuran dari bahan pakan lain juga dibutuhkan untuk mencukupi kebutuhan hariannya.

Pakan Alternatif Ayam Broiler

Ayam broiler wajib menggunakan pakan pabrikan, adapun pakan alternatif yang diberikan biasanya diberikan di akhir periode menjelang panen, adapun penggunaan pakan alternatif tinggi protein yang tepat diberikan adalah maggot bsf, azola dan ulat sagu yang sudah di jadikan tepung dicampur dengan pakan pabrikan. Diberikan terutama saat ayam kecil yang membutuhkan protein untuk perkembangan dan pembelahan selnya.

Untuk ayam besar tidak direkomendasikan memberikan pakan lain, seperti jagung, bahkan ubi. Yang justru malah membuat ayam stress dan pertumbuhan ayam terganggu. Jika ada niatan menambahkan ubi pada pakan ayam broiler silahkan urungkan, dan jual kembali saja untuk di belikan pakan. Ini lebih baik. Pemberian pakan juga tidak bisa 100% full di gantikan, sebaiknya pakan alternatif diberikan 20-30% dari total kebutuhan pakan harian. Dan jangan sampai berhari-hari, besoknya setelah diberikan silahkan amati pertumbuhan bobot badan dan bobotnya. Jika di bawah standart dan bahkan turun dari sebelumnya, Segera berhentikan karena akan berdampak buruk.

Leave a Reply