Modal Ternak Ayam Petelur 1000 Ekor

Setelah sebelumnya pembahasan mengenai analisa usaha ayam petelur, dengan modal ternak tidak kita rinci, kali ini modal ternak ayam petelur akan kita rinci mulai dari biaya pembuatan kandang, pakan, hingga bibit sampai bertelur dan modal perbulannya untuk membeli pakan yang dikeluarkan.

Modal ternak perlu di ketahui hal ini untuk menyesuaikan dangan modal kita untuk beternak ayam petelur, apa itu nantinya populasi 100 ekor atau 1000 ekor atau populasi lainnya. Lebih lanjut modal nantinya juga bisa menyesuaikan apakah akan membeli pullet atau memeliharnya dari awal.

Modal Ternak Ayam Petelur Untuk Kandang

Ada dua jenis kandang yang akan di menjadi pilihan peternak, apakah ingin memulai usaha dari awal DOC hingga afkir atau kandang dari pullet atau ayam yang sudah siap bertelur hingga afkir. Jika memilih ingin beternak dari awal DOC maka kita perlu menyiapkan dua kandang.

  1. Kandang Pertumbuhan
  2. Kandang Produksi

Kandang Pertumbuhan

kandang ayam petelur masa awal

Kandang pertumbuhan ini adalah kandang yang digunakan untuk membesarkan DOC sampai umur bertelur hingga nanti di pindahkan ke kandang produksi bertipe baterai. Kandang pertumbuhan ayam petelur sama seperti kandang ayam broiler, yaitu kandang tipe open house yang menggunakan tirai untuk sirkulasi udara.

Disini kita akan menghemat modal kandang ternak ayam petelur di masa pertumbuhan dengan lantai langsung di tanah atau namanya postal atau bisa juga kandang panggung dengan bahan bambu yang di dapat di sekitar kita, Adapun ukuran kandang untuk ayam petelur 1000 ekor dengan maksimal menampung ayam peterlur di bobot 1,4 adalah dengan 17×6 meter.

Hal ini sudah termasuk kepadatan yang disesaikan dengan standartnya agar tidak terlalu padat hingga bisa menimbulkan stress dan penyakit.

Rincian Biaya Kandang Pertumbuhan

  • Pembelian kayu penyangga : 37 batang x 30.000 = Rp. 1.110.000
  • Kayu 3 m3 x 2.000.000 = Rp. 6.000.000
  • Atap daun 1500 lembar x 1.750 = Rp. 2.625.000
  • Bambu bulat 8 meter 58 batang x 20.000 = Rp. 1.160.000
  • Paku 23 kg x 22.000 = Rp. 506.000
  • Upah pekerja 30 hari selesai = Rp. 5.000.000
  • Tempat pakan dan minum 40 pcs x 52.000 = Rp. 2.080.000
  • Terpal tirai = Rp. 750.000

*Dimana ukuran penyangga kayunya adalah 10×10 x2 meter panjangnya.
*Bambu 20.000 dengan menebang sendiri.
*Harga bahan baku bisa berubah dan naik karena beda wilayah dan lainnya.

Jadi total modal ternak ayam petelur untuk biaya pembuatan kandang masa pertumbuhan dengan populasi 1.000 ekor adalah Rp. 19.231.000. Dimana biaya akan menjadi lebih murah jika beberapa bahan baku sudah ada seperti bambu dan kayu.

Kandang Produksi

Modal Ternak Ayam Petelur Untuk Kandang

Untuk kandang produksi bertipe baterai kita bisa membuat bahan dari yang termurah menggunakan kayu atau bambu hingga yang mahal menggunakan galvanis. Biaya berikut adalah rincian yang ditawarkan kepada peternak ketika selesai tinggal pakai dan masukkan ayam.

Rincian Biaya Kandang Produksi

  • Kandang ayam petelur bambu 64 x 95.000 = Rp. 6.080.00
  • Kawat kandang 128x 65.000 = Rp. 8.320.000
  • Pipa paralon tempat pakan 5 inch = 40 x Rp. 40.000 = Rp. 1.600.000
  • Pipa paralon tempat minum 3 inch = 40 x Rp. 25.000 = Rp. 1.000.000
  • Kayu tengah kandang untuk jalan = 32 ikat (70cmx4cm) x Rp. 60.000 = Rp. 1.920.000
  • Tiang penyangga 54 x Rp. 80.000 = Rp. 4.320.000
  • Kayu kelapa 45 batang (6 meter) x Rp. 170.000 = Rp. 7.650.000
  • Atap memakai asbes 168 lembar x Rp. 35.000 = Rp. 5.880.000
  • Kuda-kuda menggunakan besi UNP 80 = 24x Rp. 290.000 = Rp. 6.960.000
  • Paku atap = 800 biji x Rp. 450 = Rp. 360.000
  • Betoneser 8 mm 10 batang x Rp. 90.000 = Rp. 90.000
  • Semen 10 karung x Rp. 60.000 = Rp. 600.000
  • Tandon air 1000 liter = Rp. 1.100.000
  • Tukang bangunan 1×35 harix Rp. 90.000 = Rp. 3.150.000
  • Kuli bangunan 2×35 hari x Rp. 70.000 = Rp. 2.450.000

Jadi total modal ternak ayam petelur 1.000 ekor adalah Rp. 50.380.000 untuk pembuatan kandang produksi dengan kandang model baterai 2 tingkat berbahan bambu dan kawat untuk tempat telur. Dimana kita bisa membangun dengan lebih murah dengan mengganti bahan besi dengan kayu tetapi akan menurunkan waktu pemakaian.

Modal Ternak Ayam Petelur Untuk Bibit Ayam

biaya pullet modal ternak ayam petelur 1000 ekor

Dalam pemilihan bibit ayam yang kita akan perkirakan disini adalah apakah menggunakan DOC dari awal atau pullet yang bisa dibeli di tempat yang sudah terpercaya. Adapun kelebihan dalam pembelian dari DOC adalah kita bisa memilih bibit dari merk DOC yang baik. Kita bisa mengetahui dan mengoptimalkan perkembangan ayam hingga mengafkir dini ayam yang tidak memiliki kualitas baik sehingga tidak merugikan produksi.

Adapun rincian biaya untuk bibit ayam adalah sebagai berikut :

DOC Ayam Petelur = Rp. 15.000 – Rp. 21.000/ekornya tergantung wilayah.
Ayam pullet umur 18 minggu = Rp. 80.000 – Rp. 90.000/ekornya tergantung wilayah.

Untuk daftar harga DOC ayam petelur bisa di lihat setiap wilayahnya di postingan harga DOC ayam petelur dan pullet. Dimana dengan memelihara DOC memang harga akan lebih murah tetapi kita juga harus menunggu waktu 16-18 minggu untuk mulai bertelur dan tetap memberi pakan dengan masih modal awal terlebih dahulu.

Sedangkan dengan membeli pullet kita bisa menjual telur untuk di beli pakan dari harga telur harian sehingga selalu ada perputaran uang setiap harinya. Hal ini tentu berbeda dengan ayam broiler yang harus menunggu perputaran akhir periode dan ayam habis serta harga ayam broiler di atas hpp baru ada perputaran uang.

Modal Ternak Ayam Petelur Untuk Pakan

Pakan ternak sendiri yang paling optimal adalah pakan pabrikan, tetapi karena mahalnya harga pakan dan kenaikan yang terus terjadi beberapa peternak mencampur dengan konsentrat dimana harga konsentrat juga ikut naik barsamaan dengan harga pakan.

Rata-rata pakan saat ini berkisar di Rp. 6.500/kg dimana dalam sehari ayam petelur membutuhkan pakan dikisaran 100 gr di awal-awal dan terus naik seiring pertambahan umur dan bobot badan ayam. Yang dimana dengan begitu bahwa modal yang dibutukan untuk pakan adalah :

Rp. 6.500/kg x 1.000 ekor x 100 gr = Rp. 650.000/hari.
Rp. 6.500/kg x 1.000 ekor x 105 gr x 30 hari = Rp. 20.475.000/bulan

Sedangkan untuk pemeliharaan dari DOC sampai umur 20 minggu membutuhkan pakan 7,58 Kg/ekor.

Rp. 6.500/kg x 1.000 ekor x 7,58 kg = Rp. 49.270.000

Catatan di atas, dengan harga pakan bisa terus naik sewaktu-waktu dengan pemberitahuan dari pabrik pakannya.

Total Modal Ternak Ayam Petelur 1000 Ekor

Pemeliharaan DOC Sampai 20 Minggu

Adapun total modal ternak ayam petelur untuk 1.000 ekor ayam petelur yang harus dikeluarkan dengan pemeliharaan dari DOC adalah sebagai berikut :

  1. Modal kandang pertumbuhan + produksi = Rp. 69.611.000
  2. Modal ayam petelur (DOC) = Rp. 16.000.000
  3. Modal pakan DOC – 20 minggu = Rp. 49.270.000

Total modal pemeliharaan dari DOC sampai umur 20 minggu adalah  Rp. 134.881.000

Pemeliharaan Pullet

Sedangkan untuk total modal ternak ayam petelur dengan pemeliharaan dari pullet adalah :

  1. Modal kandang produksi = Rp. 50. 380.000
  2. Modal pakan pullet untuk 1 bulan = Rp. 20.475.000
  3. Modal Pullet 18 minggu = Rp. 8.500.000

Total modal ternak ayam petelur dari pembelian pullet adalah Rp. 79.355.000. Hal ini terbilang lebih murah karena tidak perlu membangun kandang masa pertumbuhan dan membeli pakan.

 

Leave a Reply