5 Penyebab Ayam Petelur Tidak Mau Bertelur

Belakangan ini, tepatnya saat memasuki hujan di awal tahun 2021, peternak layer mulai mendapatkan masalah pada ayamnya dan banyak yang bertanya penyebab ayam petelur tidak mau bertelur, ditambah harga telur saat ini yang mulai mengalami kenaikan dianggap menjadi sebuah masalah yang harus di pecahkan agar tidak kehilangan moment harga untuk mendapatkan keuntungan.

Kendala yang terjadi pada penyebab ayam petelur tidak mau bertelur terjadi di beberapa umur seperti umur-umur awal yang telah bertelur atau di umur ayam pertengahan yang dimana seharusnya sudah mencapai puncak tetapi malah jauh dari target.

Penyebab Ayam Petelur Tidak Mau Bertelur

Penyebab Ayam Petelur Tidak Mau Bertelur

Budidaya ayam petelur layer sendiri dianggap berhasil ketika ayam yang di pelihara bertelur secara optimal dan bahkan berada di atas standart produksi umumnya. Dimana faktor utama tentunya adalah bibit yang berkualitas dan pakan yang berkualitas dan mencukupi kebutuhan ayam untuk bertelur dan berkembang, dimana ayam layer berbeda dengan ayam petelur putih yang dimana ayam layer juga memproduksi daging selain telur.

Ada beberapa penyebab ayam petelur tidak mau bertelur diantaranya:

  • Penyakit yang menyerang.
  • Kualitas Pullet ayam petelur yang di bawah standart atau bibitnya yang kurang bagus.
  • Kondisi lingkungan yang menyebabkan ayam petelur cepat stress.
  • Bulu ayam petelur rontok
  • Pemberian pakan yang tidak tepat dan kualitas yang tidak diperhatikan.

Penyakit Penyebab Ayam Petelur Tidak Mau Bertelur

Penyebab Ayam Petelur Tidak Mau Bertelur (3)

Ayam petelur yang terserang penyakit sebaiknya sebelum parah dan menularkan ke pada temannya dan apabila telah terdapat gejala sebaiknya di karantina di kandang tersendiri dimana ayam di sembuhkan terlebih dahulu dan setelah sakit ayam di kembalikan ke kandang yang normal.

Ada banyak penyakit yang bisa menyerang ayam, terutama bagian organ reproduksinya yang berfungsi untuk menghasilkan telur, dimana dengan rusaknya organ ini baik akibat bakteri, virus dan penyakit lainnya menyebabkan organnya tidak lagi bisa memproduksi telur dan bahkan telah rusak.

Adapun beberapa penyakit yang menyebabkan ayam petelur tidak mau bertelur antara lain :

Avian Encephalomyelitis

Penyakit ini meski tidak sampai membuat produksi telur berhenti tetapi bisa membuat penurunan produksi dari 5-20% tergantung tingkat keganasannya. Penyakit ini disebabkan oleh virus.

Avian Influenza (AI)

Masih dari penyakit yang disebabkan oleh virus ini, penyakit ini tidak hanya membuat penurunan produksi tetapi membuat kerabang telur menjadi lembek.

Fowl Fox (Cacar Unggas)

Ayam yang terkena penyakit ini akan terkena penurunan produksi telur meski hanya berssifat sementara, dengan lama penyakit yang biasanya menyerang sekitar 3-4 minggu, dimana kita harus benar-benar menjaga kondisi tubuh ternak agar tetap stabil agar tidak ada penyakit lain yang masuk.

Egg Drop Syndrome 1976 (EDS’ 76)

Seusai dengan namanya penyakit ini datang dengan ditandai dengan penurunan produksi telur disertai kondisi kulit telur yang lunak atau kerabang tipis.

Inclusion Body Hepatitis (IBH)

Meski tidak selalu terjadi penurunan produksi tetapi terkadang dampak yang dihasilkand dari penyakit ini bisa menurunkan produksi telur.

Infectious Bronchitis (IB)

Penyakit yang menyebabkan merusak pernafasan parah, seperti ngorok, batuk, bersin dan penyakit pernafasan lainnya ini selain bersifat menular, selain itu juga bisa menurunkan produksi serta kualitas telur yang dihasilkan.

Newcastle Disease (ND)

Penyakit yang terkenal karena tingkat kematian yang tinggi ini ternyata, memiliki kerugian lain seperti turunnya daya tetas dan penurunan produksi telur.

Meski ada beberapa penyebab penyakit lain tetapi dapat disimpulkan bahwa keadaan tubuh ayam terutama antibodi ayam yang lemah karena terkena penyakit ataupun sebelum penyakit menyebabkan infeksi penyakit sekunder yang bisa menyebabkan kerusakan saluran reproduksi. Pentingnya menjaga biosecurity kandang dan perbaikan manajemen harus terus dilakukan agar menjaga ayam tetap dala performance terbaiknya.

Pakan Penyebab Ayam Petelur Tidak Mau Bertelur

Pemberian pakan yang salah membuat tidak hanya tidak mau bertelurnya ayam tetapi juga tidak berkembang baiknya ayam dimana bobot standart tidak tercapai hingga tidak ada lagi energi yang bisa digunakan untuk pembentukan telur.

Beberapa penyebabnya diantaranya peternak membatasi pemberian pakan hingga mengurangi jumlah pakan yang diberikan bahkan di bawah standart pemberian harian sesuai bobotnya hingga peternak salah dalam memberikan pakan yang tidak sesuai dengan perkembangan ayam, dimana ayam petelur masa produksi diberikan pakan ayam masa perkembangan.

Dimana ketika beberapa unsur penting kurang seperti kalsium dan protein sebagai pembentuk utama telur dan pemenuhan nutrisi harian kurang, maka wajar bila ayam tidak bertelur sebagaimana yang diharapkan.

Kualitas Ayam Penyebab Ayam Petelur Tidak Mau Bertelur

Penyebab Ayam Petelur Tidak Mau Bertelur

Beli lah pullet di tempat yang sudah terpercaya dengan produksi yang telah bertahun-tahun hingga pencatatan rekording sertavaksin dan bobot yang di catat secara lengkap membuat kita bisa megecek kesehatan dan kualitas dari pullet yang akan kita beli.

Ketika membeli pullet perhatikan 5 Ciri Ciri Ayam Petelur Yang Mau Bertelur sehingga akan mudah mengenali pullet yang berkualitas. Masa awal pada ayam adalah masa dimana sel mulai diperbanyak dan di perbesar yang menentukan produksi dari ayam besar nantinya.

Jika ingin lebih aman lagi, peternak bisa membudidayakan sendiri mulai dari DOC hingga pullet dan sampai afkir, dengan melihat panduan dan tentunya rajin bertanya baik kepada TS ataupun rekan sesama peternak yang telah berpengalaman. Meskipun membutuhkan kandang lagi, tetapi peternak bisa dengan cara memelihara ayam masa perkembangan dan produksi bersamaan dengan kadang yang berbeda dimana agar ketika ayam petelur afkir, ada yang menggantikannya dan terus jalan produksinya.

Stress Penyebab Ayam Petelur Tidak Mau Bertelur

Stress seringkali dialami oleh ayam dengan berbagai sebab, mulai dari manajemen yang salah, seringnya gonta ganti pakan yang diberikan, pemilihan lingkungan dan kandang yang tidak sesuai tempat dan wilayah yang membuat ayam tidak nyaman.

Tentu kita sebagai peternak tidak boleh menyalahkan lingkungan, dimana kita sebagai peternak haruslah bisa menyesuaikan dan membuat ayam nyaman di lingkungan tempatnya berada, terlebih di negara kita, kita diuntungkan dengan hanya 2 musim yaitu musim hujan dan musim kering.

Perkembangan genetik yang semakin baik dalam jumlah produksi yang dihasilkan oleh ayam layer membuatnya lebih rentan stress dan lebih peka terhadap pakan yang diberikan. Sebagai peternak hendaknya mencari kenyamanan ayam misal dengan pemberian pakan yang kontinue, pemberian kipas saat panas, biosecurity hingga penempatan kandang yang jauh dari kebisingan sekitar.

Semakin cepat kita bisa mendeteksi dan memperbaiki stress penyebab ayam petelur tidak mau bertelur dengan manajemen kandang maka efek penurunan bahkan produksi yang bisa berhenti karena stress berlanjut bisa diatasi.

Leave a Reply