Cara Menghitung FCR Ayam Broiler

  • Peternak
  • Jun 10, 2024
Cara Hitung FCR Ayam Broiler
Cara Hitung FCR Ayam Broiler

 

Sebelum memasuki cara menghitung fcr ayam broiler, pertama kita akan bahas terlebih dahulu apa itu fcr dan pengertiannya, baru selanjutnya rumus fcr serta standart fcr ayam broiler. Mengingat beberapa kontrak peternak kemitraan ada yang menyertakan bonus fcr dan standar fcr yang menjadi acuan untung rugi peternak dan melihat performance ayam selain dari bobot ayam broiler.

Pengertian FCR

FCR adalah Feed Conversion Ratio yang digunakan untuk menghitung berapa total jumlah pakan yang diperlukan untuk membentuk satu kilogram (kg) daging. Tidak mesti kilogram, kita juga bisa menjadikan dalam bentuk gram, terutama ketika ayam kita masih di bawah satu kilogram. Hal ini dengan membuat satuan masing-masing menjadi gram seperti jumlah konsumsi pakan dan berat badannya. Untuk lebih jelasnya nanti akan dijelaskan di cara menghitung fcr ayam broiler di bawah.

Cara Menghitung FCR Ayam Broiler

Perhitungan FCR sejatinya hampir sama di semua jenis usaha peternakan, baik di usaha budidaya lele, ayam petelur dan lainnya. Tetapi kali ini kita akan bahas di ayam broiler.

Adapun FCR di susun dari jumlah konsumsi pakan dan berat badan. Dalam menghitung FCR performance misalnya. Ketika di umur 2 hari atau 1 hari ayam broiler ingin di cari fcrnya maka sudah tentu berat badannya harus di kurangi dari berat doc awal ayam datang. Jika tidak maka fcr akan menjadi lebih rendah, dan juga pakan yang dihitung adalah pakan yang sudah benar-benar di makan, sedangkan yang masih di tempat pakan tidak termasuk hitungan. Baiknya memang dalam menghitung FCR ayam broiler saat pakan sudah habis sehingga bisa lebih aktual.

Ketika bobot ayam sudah mencapai berkilogram tidak perlu mengurangkannya dengan bobot DOC yang 40 gr, hal ini karena penambahan 40gr tidak akan berpengaruh banyak.

Teknik Pengambilan Sampel Untuk Menghitung FCR

  1. Jika kita beternak sampai ribuan maka dalam menentukan bobot badan rata-rata dapat di ambil bebapa sampel, seperti 4 betina dan 1 ekor jantan secara acak. Bisa juga menimbangnya hingga 3-4 kali dengan sampel acak.
  2. Jika ayam tidak rata, pastikan untuk melakukan grading untuk memperkirakan berapa ratus ekor yang kecil, sedang dan besar, ambil beberapa kali sampel di masing-masing ukuran, Contoh : Kecilnya 200 ekor bobot 1.0 kg, sedang 300 ekor bobot 1,2 kg dan besar 500 ekor bobot 1,5 kg maka :
    + (200 ekor x 1,0kg) + (300 ekor x 1,2kg) + (500 ekor x 1,5kg)
    = 1.310 kg/1.000 ekor
    = 1.31 kg (berat rata-rata)

Rumus FCR

Secara umunya rumusnya adalah :

[latex]FCR=\frac{Jumlah Konsumsi Pakan}{Berat Badan}[/latex]

 

Dimana secara perhitungan telah di jelaskan di atas. Jika sudah panen maka akan lebih mudah lagi dalam menghitungnya dan aktual. Pastikan untuk terus belajar dalam menghitung fcr ini karen pentingnya menentukan keberhasilan perfomance melalui ini. Jika fcr sudah tidak sesuai maka perlu dilakukan evaluasi di periode depan atau melakukan tindakan panen lebih cepat jika masih ada ternaknya dan jauh dari standartnya alias bengkak.

Standar FCR Ayam Broiler

Berikut adalah tabel standart fcr ayam broiler di bawah ini.

UMUR BW FCR CUM   UMUR BW FCR CUM
(HARI) (GRAM)   (HARI) (GRAM)
1 56 0,20   22 969 1,42
2 74 0,37   23 1041 1,45
3 94 0,52   24 1114 1,47
4 117 0,65   25 1189 1,49
5 142 0,75   26 1267 1,51
6 170 0,83   27 1346 1,53
7 200 0,90   28 1425 1,55
8 230 0,95   29 1505 1,57
9 262 1,00   30 1587 1,58
10 297 1,05   31 1670 1,60
11 337 1,10   32 1755 1,61
12 381 1,13   33 1843 1,63
13 430 1,17   34 1931 1,64
14 481 1,20   35 2020 1,65
15 532 1,23   36 2113 1,67
16 586 1,26   37 2205 1,70
17 643 1,29   38 2298 1,73
18 703 1,32   39 2393 1,76
19 766 1,35   40 2489 1,79
20 832 1,38   41 2587 1,82
21 901 1,40   42 2685 1,85

Demikian cara menghitung fcr ayam broiler, semoga bermanfaat dan silahkan berbagi info mengenai fcr atau ada pertanyaan silahkan berkomentar di bawah.

Post Terkait :

One thought on “Cara Menghitung FCR Ayam Broiler

  1. Bagaimana cara menghitung pakan yang jarus diberikan per hari supaya pada akhir panen tidak terjadi pembekakan pemakaian pakan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *