Ayam Petelur Putih

Ayam petelur putih merupakan jenis lain dari tipe ayam petelur yang selama ini kita kenal yang berwarna coklat baik warna telur dan juga tentunya warna bulunya berwarna putih, jenis ayam petelur ini berbeda dengan ayam broiler meski mirip dengan bulu putihnya.

Persamaan ayam petelur putih dan ayam broiler adalah terletak pada kesensitif annya terhadap cuaca, suara, dan panas berlebih di sekitar lingkungan kandang. Kedua jenis ayam ini memang didesain untuk fokus pada satu tujuan yaitu broiler untuk pedaging sedangkan ayam petelur putih hanya untuk bertelur.

Perbedaan Ayam Petelur Putih dan Ayam Petelur Coklat

Berbeda dengan saudaranya ayam ras petelur yang berwarna coklat, ayam petelur putih mengkhususkan semua asupan nutrisi yang di makannya untuk memproduksi telur. Perbedaan lainnya ada pada bobot badan kedua ayam ini, petelur putih akan memiliki bobot yang kecil seperti ayam kampung sedangkan petelur coklat saat memproduksi telurnya bobotnya bisa di kisaran 1,4-1,5 kgan.

Dari bobot telurnya sendiri ayam petelur putih lebih ringan 10 gram/butirnya dengan bobot rata-rata telur dari ayam putih 55-65  gram/ekor dan bobot dari telur ayam coklat 65-75 gram/butir.

Ayam Petelur Putih White Leghorns

White leghorns adalah salah satu jenis petelur putih yang berdasarkan historinya ayam ini ditemukan di Negara Itali, hingga berkembang ke seluruh dunia termasuk ke Indonesia. Dimana ketika masuk ke Indonesia ayam ini mendapatkan perkawinan silang dengan ayam lokal dan dinamai dengan berbagai macam nama.

Meski begitu ciri utama yang ada tetap masih bisa ditemukan, seperti:

  • Pial dan jengger pada jantan betina berwarna merah.
  • Postur tubuh tinggi dan ramping.
  • Warna bulu pada tubuh dominan putih.
  • Warna kerabang telur putih.

Ayam Petelur Putih Termasuk Dalam Tipe

ayam petelur putih

Petelur Putih ini termasuk kedalam tipe petelur ringan dengan produksi telur tahunannya bisa mencapai 260 butir sampai 280 butir/tahun/ekor. Karena di daerah asalnya suhu lingkungannya termasuk dingin, maka suhu yang panas ektrim tidak terlalu menjadi masalah bagi ayam ini, sedangkan di Indonesia sendiri ayam ini harus melakukan perkawinan silang untuk dapat beradaptasi dengan baik.

Ataupun dengan metode pemeliharaan yang baik dengan lokasi kandang yang jauh dari keramaian serta jauh dari warga sekitar. Panas dilingkungan bisa diatasi dengan penggunaan kandang modern khusus untuk petelur dilengkapi dengan blower dan pakan otomatis serta minum otomatis yang dimana interaksi manusia lebih sedikit didalam kandang.

Perbedaan Telur Putih dan Coklat

Perbedaan Telur Putih dan Coklat

Di Indonesia sendiri masyarakat mengenal telur yang di jual dan di konsumsi adalah yang berwarna coklat sedangkan putih berasal dari ayam kampung. Masyarakat Indonesia juga yakin dan lebih memilih warna telur yang lebih coklat dibanding dengan coklatnya lebih muda dan tidak mengkilat. Harga telur juga terkadang ditentukan dari fisik telur, warna dan bahkan beratnya di pulau Jawa, sementara di pulau Sumatera lebih kedalam hitungan butir.

Padahal menurut penelitian bahwa tidak ada perbedaan nutrisi antara telur putih dan telur coklat, hanya perbedaannya terdapat pada besaran dan pakan yang di konsumsi misalnya yang bisa menambah nutrisi dari telur itu sendiri, seperti telur omega yang kandungan omeganya lebih tinggi.

Pakan ayam yang diberikan ke ternak yang dilebihkan kandungan omeganya maka telurnya nantinya juga akan mengalami peningkatan kadar omega di dalamnya, dimana ini juga ditandai dengan warna kuning telur yang lebih cerah.

Tetapi selagi pakan dan telur ayam masih fresh atau segar, keduanya baik dikonsumsi dan bernilai nutrisi yang bisa mencukupi kebutuhan protein tubuh.

Pembentuk Warna Telur Putih dan Coklat

Warna putih dan coklat di dapatkan dari genetik indukannya dalam hal ini ayam betina, dimana yang spesial pada cangkang telur coklat ini didapatkan dari pigem yang bernama protoporphyrin IX yang juga tentunya bawaan indukannya.

Sedangkan kerabang telur semuanya terbuat dari bahan yang bernama kalsium karbonat baik itu ayam petelur putih, ayam petelur coklat dimana jika ayam kekurangan kalsium dalam pakannya ini bisa ditandai dengan tipisnya kerabang telur atau bahkan kerabang menjadi lunak.

Pada awal-awal masa belajar bertelur juga ukuran telur akan sedikit lebih kecil dari pada normalnya, tentu hal ini wajar, ukuran telur juga akan semakin membesar seiring dengan pertumbuhan bobot badan ayam dan umurnya serta seringnya ia bertelur.

 

Leave a Reply